Kesan & Pesan

Tuliskan Kesan dan Pesan untuk Desa kami.

Berikan Komentar Anda!

komentar anda sangat berguna untuk kami.


List Komentar

Saya mengalami pengalaman yang tak terlupakan. Saat saya mengunjungi Desa Segaram saya disambut dengan sawah hijau yang sangat luas dan indah. Disini juga ada objek wisata yang dapat dikunjungi oleh pengunjung lokal maupun luar. Objek wisata tersebut juga dikunjungi sebagai sarana pembelajaran di sekolah – sekolah. Pertama – tama ada sebuah museum yang bernama “Museum Situs Cagar Budaya Batujaya”. Museum ini menyimpan banyak artefak – artefak kuno dari Candi Jiwa dan Blandongan. Di museum ini banyak menyimpan barang – barang bersejarah yang ditinggalkan oleh Kerajaan Tarumanegara mulai dari prasasti – prasasti hingga artefak - artefak. Museum ini terletak tidak jauh dari Candi Jiwa. Untuk mengunjungi Candi Jiwa kami mengunjungi museum terlebih dahulu. Setelah itu kami pergi kesana melalui sawah – sawah. Candi Jiwa dan Candi Blandongan terletak di tengah – tengah sawah yang sangat luas. Untuk mengunjungi Candi Blandongan kami harus melewati Candi Jiwa terlebih dahulu baru dapat pergi ke Candi Blandongan. Ada cerita menarik mengenai Candi Jiwa yang kami dapatkan. Diceritakan dahulu kala banyak hewan mati secara misterius di candi tersebut sehingga candi tersebut diberi nama “Candi Jiwa”. Diceritakan juga bahwa Candi Jiwa merupakan peninggalan dia Kerajaan Tarumanegara. Candi Jiwa dinamakan pertama kali dengan sebutan “Syiwa” dengan artian dari salah satu dewa dari agama hindu. Hal ini didasarkan dari pengaruh waktu penyebutan nama “Syiwa” dari waktu ke waktu berubah menjadi “Jiwa”. Candi Blandongan merupakan candi peninggalan agama Budha. Setiap tahun akan di candi ini mengadakan peringatan Hari Raya Waisak yang dikunjungi oleh umat Budha. Mereka datang ke Candi Blandongan untuk merayakan perayaan Waisak bersama – sama..

Budi

Saya datang ke Desa Segaran bersama keluarga saya untuk berlibur. Saya mengunjungi web ini dan melihat – lihat isinya. Ada kunjungan objek wisata, kuliner, kerajinan tangan, serta acara – acara apa saja yang sedang dilaksanakan. Saya penasaran dengan objek wisata yang ditampilkan sehingga saya dan keluarga datang kemrai. Museumnya bisa dibilang sangat kecil dari yang seharusnya. Dikatakan museum ini bisa dibilang lebih tepatnya disebut sebagai tempat penyimpanan barang – barang kuno daripada disebut sebagai museum. Setelah ke museum kami pergi ke Candi Jiwa melalui sawah – sawah dari museum tadi. Candi tersebut dikelilingi pagar – pagar. Candi tersebut masih dalam penggalian untuk mencari artefak – artefak yang ada. Setelah itu kami pergi ke Candi Blandongan yang letaknya tidak terlalu jauh dari Candi Jiwa. Disana tempatnya cukup luas sehingga kami sekeluarga dapat piknik. Banyak pohon – pohon dan rumput – rumput yang ditanam disana sehingga tidak terlalu panas. Disana juga ditanam berbagai macam bunga yang enak dipandang. Banyak anak – anak sekolah terumata anak – anak SD yang sedang studi tur disana. Kami lalu makan diatas alas yang telah kami siapkan dan istirahat sejenak. Setelah beberapa lama kami memutuskan untuk kembali untuk istirahat. Sebelum balik kami menyempatkan waktu untuk membeli oleh – oleh serta makanan yang akan kami makan saat perjalanan kembali. Banyak kerajinan tangan yang menarik disini, seperti kerajinan Candi Jiwa dan Blandongan dari bambu. Disini juga ada minimarket yang jaraknya bisa dibilang cukup jauh dari rumah – rumah warga. Kami membeli kerajinan bambu tersebut sebagai kenang – kenangan dan “Bolu Kijing Mak Acih” sebagai oleh – oleh untuk sanak saudara kami..

Wowo

Pada hari sabtu saya dan teman – teman saya pergi ke Museum Batujaya, Candi Jiwa dan Candi Blandongan untuk tugas sekolah kami. Kami berangkat dari kota Karawang ke Desa Segaran dengan bis sekolah. Setelah sampai kami bertemu dengan pemelihara museum untuk menanyakan banyak hal mengenari muserum serta candi – candinya. Beliau menceritakannya dengan sangat rinci mulai dari penemuan candi, penggalian candi serta pembangunan dan pencarian lokasi untuk museum yang menyimpan barang – barang kuno. Setelah kami selesai wawancara dan merekamnya, kami foto – foto di dalam museum untuk dokumentasi. Setelah itu kami pergi ke Candi Jiwa dan Candi blandongan untuk mengambil foto – foto yang kami perlukan untuk dokumentasi tugas kami. Setelah itu kami makan siang bersama di sekitar museum sebelum kami kembali ke kota Karawang. .

Yanti

Kami datang ke Desa Segaran untuk tugas sekolah kami. Kami pergi dengan bis sekolah dari jam 7 pagi kami jalan dari sekolah. Sekitar jam 10 kami telah sampai di Kantor Desa Segaran. Kami pergi ke Museum Batujaya dari kantor desa dengan jalan kaki. Jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor desa. Setelah sampai museum kami bertanya kepada penjaga museum mengenai museum tersebut. Beliau menceritakannya dengan detail dan juga menjelaskan tentang Candi Jiwa dan Candi Blandongan. Setelah selesai foto – foto di dalam museum. Setelah selesai kami langsung ke Candi Jiwa melewati sawah – sawah. Sesampainya disana kami memulai mengambil video dan foto disana. Setelah selesai kami mengambil video dan foto, kami langsung pergi ke Candi Blandongan. Setelah sampai kami berkeliling mengambil video dan foto dan beristirahat sejenak sambil makan siang. Setelah itu kami kembali ke kantor desa dan kembali ke sekolah..

Cahyo

Our Media Social

Copyright by Visit Segaran 2020

Powered by

Supported By

logo-sektor20 logoKIM-segaran